Kebiri kucing

Kredit : alodokter.com

Kebiri kucing tak hanya bertujuan untuk mengendalikan populasi kucing dengan mencegahnya berkembang biak, tapi juga bermanfaat bagi kesehatan dan perilaku kucing.  

Beberapa manfaat kebiri kucing :

1. Mencegah kucing berkeliaran dan berkelahi

Salah satu manfaat kebiri kucing adalah untuk mengontrol perilaku agresif terkait dengan hormon. Kucing yang tidak dikebiri umumnya memiliki dorongan kuat untuk berkeliaran jauh dari rumah untuk mencari kucing lain agar bisa berkembang biak, terutama saat di musim kawin.

2. Mengurangi kebiasaan spraying atau menyemprotkan urine

Setelah kucing dikebiri atau disteril, mereka cenderung akan berperilaku baik dan tidak agresif. Contohnya, kucing jantan kemungkinan besar tidak lagi menandai wilayahnya dengan menyemprotkan air seni di sekitar rumah.

3. Mencegah penyakit tertentu

Pada kucing, kebiri bermanfaat untuk mencegah kanker testis, masalah pada prostat, dan mengurangi penyebaran penyakit akibat infeksi virus, seperti feline immunodeficiency virus (FIV).

 

Prosedur Kebiri Kucing :

  1. Dokter hewan akan menidurkan kucing di meja operasi dengan memberinya suntikan obat penenang dan obat bius. Dokter juga akan memberikan obat pereda nyeri.
  2. Setelah itu, dokter akan mulai mensterilkan bagian tubuh kucing yang akan dibedah.
  3. Pada kucing jantan, 2 sayatan kecil dibuat di setiap sisi kantung zakar (skrotum), sehingga setiap testis dapat dipotong atau diangkat.
  4. Pada kucing betina, sayatan dibuat di perut, sehingga indung telur dan rahim dapat diikat dan diangkat.
  5. Setelah organ reproduksi kucing diangkat, dokter akan menjahit luka sayatan dan menutup luka tersebut