Marak Penyakit Rabies, Begini Penanganan Bila Digigit Anjing

Setiap tanggal 6 Juli diperingati sebagai Hari Zoonosis Sedunia. Hari Zoonosis Sedunia ini diperingati untuk memberikan penghargaan kepada ilmuwan Louis Pasteur yang sukses melakukan vaksinasi pertama penyakit rabies di Prancis tahun 1885.

Foto Ilmuwan Louis PasteurSumber: Wikipedia

Berbicara soal rabies yang akhir-akhir ini terjadi peningkatan kasus di Indonesia, Hari Zoonosis Sedunia harus menjadi pengingat bagi kita. Penyakit rabies memang menular melalui air liur hewan yang terinfeksi. Sebanyak 95 persen kasus rabies pun terjadi akibat gigitan anjing. Tapi bukan berarti kita harus menyalahkan hewan-hewan ini. Kita manusia yang memiliki akal yang harus bisa mencegah dan menanganinya.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pertanian terus berupaya maksimal melakukan pencegahan dengan menyediakan vaksin anti rabies, baik untuk hewan maupun manusia. Masyarakat juga tentu harus mendukung upaya pemerintah dengan bergerak aktif melakukan vaksinasi.

Namun, apa yang harus dilakukan jika kita terlanjur digigit anjing terinfeksi rabies? Paw Heroes tidak perlu panik. Dikutip dari klikdokter.com segera lakukan langkah pertolongan pertama berikut ini:

  1. Cuci luka dengan air mengalir
  2. Bersihkan luka dengan menggunakan sabun
  3. Lakukan penekanan pada daerah luka untuk membantu pendarahan segera berhenti
  4. Berikan antiseptik untuk membersihkan luka dengan maksimal
  5. Balut luka dengan kasa steril
  6. Posisikan lokasi gigitan lebih tinggi
  7. Konsumsi obat antinyeri
  8. Periksakan diri ke dokter